KEKUATAN KEBIASAAN

Orang yang mempelajari sesuatu hanya dalam waktu singkat mungkin memperoleh hasil yang kurang menggembirakan. Kemungkinan ia akan cepat lupa atau kurang meresapi apa yang dipelajari.

Pernahkan Anda belajar mengendarai mobil atau motor? Sebelum belajar, mungkin Anda tidak paham bagian-bagian yang ada pada kendaraan, seperti gas, rem, atau kopling. Mungkin Anda juga tidak pernah memperhatikan rambu-rambu lalu lintas. Namun, begitu Anda mulai belajar, mau tidak mau hal-hal itu harus Anda perhatikan.

Akan tetapi ketika lama-kelamaan Anda menjadi terbiasa untuk mengemudi, mungkin Anda selanjutnya tidak lagi memasang konsentrasi penuh pada gas, rem dan kopling. Karena telah terbiasa, Anda bisa mengemudi dengan mudah. Itulah kekuatan kebiasaan.

Bila Anda memimpin team atau minimal mengendalikan sistem kerja Anda sendiri kejarlah kemampuan menjual tim tersebut hingga ke level Habitual Performance. Mereka tidak perlu lagi memutar otak untuk memikirkan hal-hal penting, tetapi setiap hal telah dijadikan kebiasaan, yakni bekerja dengan performa tinggi.

Ferry Hartono, seorang konsultan bisnis kenamaan yang mencetuskan jurus jitu bagi orang Indonesia. Jurus tersebut merupakan lima hal untuk mengubah, mendidik, ataupun membentuk perilaku manusia Indonesia, walaupun kelima hal ini sebenarnya merupakan perilaku manusia pada umumnya. Lima jurus itu adalah : Dipaksa, Terpaksa, Bisa, Biasa, dam Budaya.

DIPAKSA : Untuk bisa sukses apapun dan berhasil apapun kadang memang kita harus dipaksa. Paksa diri anda untuk tepat waktu, paksa diri Anda untuk tiap hari berlatih. Kami yakin awalnya semua menusia akan merasa kesal untuk dipaksa-paksa. Akan tetapi jika tidak dipaksa mental kita tidak akan pernah serius. Jika team Anda atau Anda sendiri pingin tangguh ada beberapa hal yang bisa Anda paksakan untuk pertama kali. Misal Absensi, membuat laporan kunjungan dan review kerja, berlatih, bangun lebih awal, dan memenuhi target harian kita. Ini sifatnya wajib bagi Anda yang benar-benar mau serius di jalur orang sukses. Bahkan kalau perlu Anda perlu menghukum diri Anda sendiri jika tidak bisa memenuhi peraturan-peraturan Anda sendiri. Misal dengan sedekah atau push up berapa kali. Biasakan Anda paksa diri Anda dengan hal-hal yang positif secara terus menerus.

TERPAKSA : Rasa kesal dan merasa dibatasi pasti akan Anda rasakan dalam diri Anda dan team Anda untuk awal-awal Anda menerapkan jadwal-jadwal kerja Anda. Tapi tidak apa-apa hal ini harus kita berikan kepada komitmen yang kuat dalam diri Anda dan Team Anda. Jadikan motto kita “ Mending kita susah 3 bulan atau setahun ke depan daripada ke depan kita malah bisa menyesal selamanya.” Jadikan kekuatan saat-saat sukses bagi Anda itu begitu dekat dan berikan semangat secara terus menerus dan team Anda, bahwa jika nanti sudah sukses semua kepedihan perjuangan itu akan langsung terlupakan. Intinya biarkan perasaaan Terpaksa ada dalam diri Anda di awal-awal komitmen Anda menjalani jalur kesuksesan Anda.

BISA : Setelah membiasakan dengan Terpaksa untuk beberapa saat biasanya Anda pelan-pelan menjadi semakin pandai dan bisa. Inilah saat-saat menarik dari Anda. Ketika Anda mulai bisa maka dipastikan rasa terpaksa itu menjadi mudah dan hilang dengan sendirinya. Terus latihlah kebiasaan Anda itu, yang akhirnya menjadikan Anda semakin mahir dalam bidang Anda. Rasa terpaksa kami yakin sudah hilang dalam diri Anda seiring dengan bisanya Anda menguasai bidang yang Anda tekuni, bahkan rasa terpaksa itu berubah menjadi Rasa Senang dan Bahagia.

BIASA : Selanjutnya ketika kita menjalani terus kebisaaan kita akan menjelma menjadi sebuah KEBIASAAN. Yang mana sikap dan tingkah laku kita itu sudah terprogram dalam benak dan perilaku kita. Misal kita tiap hari keluar prospek orang maka pasti tiap hari juga otomatis kita akan selalu malamnya berpikir besok sudah akan punya target siapa yang akan kita prospek esok harinya. Jadikan kebiasaan baik ini terus Anda tingkatkan pada diri Anda dan team Anda. Karena inilah yang akan menentukan faktor kesuksesan Anda yang paling besar untuk selanjutnya.

BUDAYA: Nah ini yang hebat, kalau sudah bisa mencapai pada tahapan ini. Dipastikan kerja Anda dan team Anda begitu dahsyat. Karena Budaya baik itu sudah menjadi roh dalam diri dan team Anda. Bahkan kalau ketika ada dalam team atau diri berbuat tidak baik merasa malu itu sudah sangat bagus. Cobalah terus Anda membikin sebuah budaya positif, karena dengan adanya budaya positif akan menjelma menjadi satu team yang positif atau istilah menjadi Corporate Culture.

Karyawan atau anggota baru perusahaan akan dengan senang hati beradaptasi, sehingga Team Anda yang baik itu sudah menjadi nilai lebih tersendiri dalam memberikan nilai pada presentasi Anda. Istilah kita sudah mengambil hati prospek kita dari sikap positif team kita dan kita.

Saat Anda menemukan sesuatu yang sulit atau kekurangmampuan dalam menjual serta mengubah sesuatu, cobalah menerapkan kelima jurus tersebut dan alami sendiri kekuatan sebuah kebiasaan. Selamat mencoba dan semoga iklim perubahan segera mendekati Anda. Salam Perubahan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s