JANGAN MENCARI KAMBING HITAM

Meskipun kegagalan-kegagalan berkali-kali menimpa Anda, jangan mencari pembenaran atas kegagalan tersebut. Alasan-alasan yang Anda utarakan untuk menutupi kegagalan itu sama sekali tidak bermanfaat untuk meningkatkan penjualan/omset selain membuat Anda malas.Kegagalan mungkin berasal dari dalam diri Anda sendiri, rekan satu tim, atau produk yang tidak memuaskan customer. Apa pun itu, temukan penyebab kegagalan Anda tanpa mencari kambing hitam, dan dapatkan solusinya.

Orang sukses akan menemukan seribu satu cara, sementara orang gagal akan menemukan seribu satu alasan. Orang yang pandai mencari alasan adalah orang yang sedang membangun jalan menuju kegagalan. Orang semacam ini sama dengan orang yang sedang menikmati kegagalannya dan membiarkan itu terjadi. Mencari alasan sama dengan merekomendasikan dan membenarkan terjadinya sebuah kegagalan dan pelan-pelan membunuh semangat untuk memperbaiki diri.

Bila Anda hanya mencari kambing hitam yang belum tentu hitam hehehehe…, pekerjaan Anda langsung selesai saat si kambing hitam ditemukan. Karena dengan mencari kambing hitam, Anda hanya mencari jalan untuk menyelamatkan diri sendiri, agar Anda tidak disalahkan dan tetap terlihat hebat. Lain halnya dengan melakukan mendiagnosis, pemikiran Anda akan terbuka terhadap segala peluang. Anda pun akan dapat berpikir jernih dan menemukan jalan keluar yang tepat.

Bandingkan kedua dialog berikut ini :

Dialog 1 :

“Mengapa kamu miskin?”

“Orang tua saya juga miskin! Tidak ada yang mengajari saya. Sekolah saya tidak bermutu. Saya putus sekolah karena tidak ada biaya. Tentu saja sekarang saya menjadi bodoh dan miskin”

Dialog 2 :

“Mengapa kamu miskin”

“Karena saya belum bekerja dengan sungguh-sungguh dan saya masih mencari jalan keluar dari kondisi ini. Masih banyak waktu luang saya yang terbuang percuma selain saya masih kurang belajar dan harus mengejar ketertinggalan.”

Di balik setiap kegagalan, pasti ada jalan keluar. Jika Anda gagal, ubahlah cara yang Anda gunakan saat ini. Lakukan perbaikan. Jangan biarkan pikiran negatif menyelimuti pikiran dan fokus Anda.

Saya sendiri terbiasa untuk melakukan introspeksi diri setelah memberikan presentasi atau pengarahan. Dulunya saya orang yang susah sekali bicara di depan umum, tapi setelah terus di latih alhamdulillah sudah banyak perbedaan dibandingkan dulu. Karena dulu ketika di depan umum ide langsung hilang. Intinya semua itu bisa berubah asalkan kita mau mengubahnya dan berusaha terus menerus.

Saya akan terus mencari tahu apakah yang saya lakukan seudah tepat dan apakah saya bisa melakukannya lebih baik lagi. Coba Anda lakukan dan jadikan hal ini sebagai kebiasaaan. Hal ini akan membuat Anda berada pada jalur yang benar dalam melakukan constant self-improvement (perbaikan diri secara konstan dan terus-menerus) dalam kancah perjuangan Anda di dunia bisnis atau pemasaran Anda. Salam Perubahan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s