CLOSING DI AWALI DENGAN OPENING

“What You Believe is What You Get”

-Karem Hajee

Banyak tenaga penjualan yang ingin mengetahui teknik closing yang efektif. Mereka lupa bahwa sebelum menutup, mereka harus membuka terlebih dahulu. Bagaimana mungkin Anda dapat menutup transaksi dengan sempurna bila diawali dengan kesalahan?

Bukalah penjualan Anda dengan benar. Teori tahun 50-an masih sangat relevan, AIDA(Attention,Interest,Desire,Action). Langkah-langkah dan tahapan ini harus selalu Anda ambil setiap kali Anda hendak menjual.

1. Attention

Presentasi yang menarik adalah menjadi salah satu faktor pendorong untuk orang memperhatikan tawaran kita. Sehingga buatlah presentasi Anda menarik, cara untuk membuat prospek Anda menarik banyak caranya. Misal dengan permainan, dengan awalan yang semangat, dengan lelucon yang seperlunya dll. Latihkan presentasi Anda sehingga menjadi menarik, dengan sering berlatih dan disempurnakan ke depan presentasi Anda akan enak untuk didengarkan. Sehingga orang yang Anda presentasi Anda diperhatikan.

2. Interest

Buatlah prospek Anda tertarik dengan produk yang akan kita tawarkan. Carilah hal-hal yang menarik dari produk kita dan itulah yang dijadikan topik utama dari produk kita. Karena setiap produk itu pasti akan memiliki keunikan hal menarik dari produk kita. Jadi sebelum Anda melangkah untuk menjual sangat wajib bagi Anda untuk mengenal produk yang Akan Anda tawarkan. Kenali produknya cari sisi-sisi menarik dari produk kita.

3. Desire

Hasrat(desire) membeli produk Anda harus Anda bangkitkan ketika Anda menawarakan produk kita. Karena terkadang presentasi kita sudah sangat bagus akan tetapi ketika tidak ada penekanan-penekanan untuk apa sih saya harus membeli produk kita atau bergabung dalam layanan kita, maka pada akhirnya presentasi kita menjadi tumpul, tidak akan berefek kepada penjualan. Sehingga membangkitkan hasrat menjual ini juga harus kita perhatikan dan terus kita latih.

4. Action

Hasrat yang menggebu yang sudah kita ciptakan ketika akan melakukam Closing(Action akhir) harus segera kita respon. Karena kalau hasrat yang sudah kita diciptakan dan tidak segera kita closing menunggu ganti hari atau ganti jam akan menyebabkan hasrat itu mengendur. Jadi intinya lakukan action closing itu secepat mungkin dan jangan menunggu besok. Karena biasanya jika terlalu lama hasrat membeli itu hilang, orang akan cenderung untuk menolak untuk membeli produk kita. Mungkin karena kebutuhan lain, karena pengaruh produk lain, atau merasa akhirnya tidak membutuhkan produk kita. Jadikan lakukan closing atau penutupan secepat dan sesegera mungkin ketika itu juga. Jadi artinya Action di sini adalah intinya Bagaimana kita membuat orang segera mengeluarkan uang untuk membeli produk kita, entah bentuk DP atau Tanda jadi. Yang jelas harus ada komitmen membeli produk kita.

Buatlah prospek Anda memperhatikan, tertarik, dan ingin membeli produk Anda, Jangan sekali-kali melakukan closing sebelum langkah-langkah tersebut dipenuhi. Lakukan dengan baik dan benar, maka kecil kemungkinan prospek Anda akan berkata “TIDAK”

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa CLOSING dilakukan pada awal, bukan pada akhir transaksi. Bila Anda melakukan opening dengan baik, hampir bisa dipastikan closing akan terjadi denga cemerlang.

Bagaimana Anda mau menutup kalau Anda tidak berhasil membuka?.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s